10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
1 Ibu Puspa 14-07-17 Kendari
2 Seniwati 13-07-17 Jakarta
3 Adeline 13-07-17 Bau bau
4 Saifullah 12-07-17 Banjarmasin
5 Lutfi Hamidi 11-07-17 Jakarta
6 Pak Iwan 07-07-17 Cirebon
7 Nenden Herlina 06-07-17 Cirebon
8 Irwan Wijaya 05-07-17 Pekanbaru
9 Luthfi Hamidi 04-07-17 Jakarta
10 Rusihan 03-07-17 Balikpapan
* Jumlah Terjual : 21101 Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Diabetes Bisa Dikendalikan Tanpa Harus Minum Obat

09-Jan-2016
Orang yang sudah didiagnosis terserang kencing manis dengan kata lain diabetes mellitus (DM) sering cemas mesti minum obat dalam periode panjang serta menggunakan banyak biaya selama hayat. Walau sebenarnya apabila dideteksi mulai sejak awal, diabetes dapat dikendalikan tanpa ada mesti minum obat lho. 

Sayangnya, umumnya pasien diabetes di Indonesia terlambat berobat. Satu diantara argumennya ialah mereka tunda datang ke dokter lantaran takut apabila ketahuan tipe penyakitnya. 

Walau sebenarnya, menurut dr Em Yunir, SpPD-KEMD, Kepala Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Pengetahuan Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Kampus Indonesia (FKUI) - RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), diabetes adalah satu diantara penyakit metabolik yang dapat dihindari serta diatasi dengan jalan murah serta simpel apabila dideteksi dini, pula dengan merubah pola hidup. 

 " Sepertiga pasien diabetes tak butuh minum obat apabila belum ada komplikasi. Kandungan gula darah mereka dapat diatasi dengan berolahraga teratur serta melindungi pola makan, " kata Em Yunir dalam temu media yang di gelar Sun Life Financial di Jakarta, beberapa waktu terakhir. 

Jalan paling murah untuk mengontrol diabetes ialah dengan merubah pola hidup. Sayangnya, pergantian itu susah dikerjakan banyak pasien diabetes. Tingkat pengetahuan, kesadaran, serta tingkah laku orang-orang perihal diabetes kerapkali alami penurunan tingkatnya. 

Tingkat pengetahuan, kesadaran, serta tingkah laku pasien kerapkali tak cocok, kata Em Yunir. Umpamanya, pasien diabetes tahu dianya harus melindungi jumlah kalori dengan keadaan insulinnya, namun masih tetap makan terlalu berlebih hingga gula darah tak termonitor. 

Supaya maksimal, perlakuan penyakit diabetes mesti melibatkan beragam segi, tak cuma manajemen diet, keaktifan fisik, pemberian obat oral antidiabetes, serta atau suntikan insulin - bila manfaat pankreas telah rusak - dan edukasi tidak putus, bukanlah saja pasien tetapi pula melibatkan anggota keluarga. 

Kurangi makan di luar 

Makan diluar disebut-sebut dapat jadi satu diantara aspek pemicu diabetes. Riset paling baru temukan bahwa, rutinitas konsumsi makanan yang disediakan dirumah bisa kurangi resiko pengembangan diabetes type 2. 

Konsumsi makanan cepat saji dari restoran condong mempunyai kualitas diet rendah serta tingkatkan berat tubuh yang lebih tinggi pada anak-anak serta orang dewasa muda. Hal semacam ini pula adalah aspek resiko paling utama untuk penyakit jantung, menurut kaum peneliti. 

 " Kecenderungan untuk konsumsi makanan cepat saji di restoran di Amerika Serikat sudah bertambah dengan cara penting sepanjang 50 th. paling akhir, " kata Geng Zong dari Harvard TH Chan School of Public Health di Boston, Massachusetts. 

Beberapa orang yang makan 2 x makan buatan tempat tinggal sehari-hari, atau seputar 11-14 sajian makanan satu minggu, mempunyai resiko 13% lebih rendah terserang diabetes type 2 dibanding dengan mereka yang konsumsi makanan tempat tinggal kurang dari enam makanan satu minggu. 

Riset yang dipresentasikan pada American Heart Association Scientific Sessions 2015 itu, melibatkan nyaris 58.000 wanita serta 41.000 lebih pria sampai 36 thn, yakni 1986 hingga 2012. 

Tidak satu juga dari peserta mempunyai diabetes, penyakit jantung atau kanker pada awal riset. 

Kaum peneliti tunjukkan bahwa konsumsi makanan buatan sendiri dihubungkan dengan lebih sedikit bertambahnya berat tubuh sepanjang delapan th. pada orang berumur 50an serta kaum profesional kesehatan. Seperti di ketahui, kegemukan serta obesitas adalah aspek resiko untuk penyakit kardiovaskular serta diabetes type 2.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.