Customer Service

10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
1 Syafriana 23-11-18 Jakarta
2 Surbakti 23-11-18 Ciamis
3 Juliani 22-11-18 Depok
4 supir tangki ( Effendi) 19-11-18 Cirebon
5 Mardiah 08-11-18 Banda Aceh
6 Miadji raharjo 07-11-18 Jakarta
7 Yantri 07-11-18 Depok
8 King dong suk/mba yuni 01-11-18 Jakarta
9 Tantri 19-10-18 Depok
10 Titin 12-10-18 Cirebon
* Jumlah Terjual : 22493 Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Cara Mencegah Perkembangan Diabetes Gestasional Menjadi Diabetes Melitus Type 2

02-Nov-2015
Cara Mencegah Perkembangan Diabetes Gestasional Menjadi Diabetes Melitus Type 2 - Suatu studi yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine mendapatkan bahwa memperbanyak kegiatan fisik dapat mengurangi resiko diabetes mellitus gestational berkembang jadi diabetes meltius type 2 (DMT2). 

Ialah satu komplikasi yang umum berlangsung pada kehamilan, yakni diabetes gestasional atau Gestational Diabetes Mellitus (GDM), yang didefinisikan semacam intoleransi glukosa yang berlangsung atau pertama kalinya berlangsung sepanjang kehamilan. Kira-kira sepertiga dari jumlah wanita pada usia reproduksi menderita diabetes mellitus type 2 (DMT2) atau mempunyai riwayat GDM. 

DMT2 saat ini telah jadi seperti epidemi yang bertambah di segenap penjuru dunia hingga mendiagnosis GDM ialah amat utama yang memudahkan untuk wanita untuk mengetahui resiko DMT2 hingga dapat mengambil aksi/upaya untuk menghindari perkembangannya. 

Beberapa langkah/aksi untuk menghindari perkembangan Gestasional diabetes jadi diabetes melitus type 2 

Diet sehat : 
Dalam usaha untuk mengambil aksi yang mungkin saja dapat menghindari GDM menjadi DMT2, hal semacam ini dibutuhkan riset untuk mengidentifikasi apa aspek resiko pada populasi yang berisiko tinggi yang dapat dirubah. Kaum peneliti dari suatu studi paling baru memperlihatkan bahwa diet yang sehat berkenaan dengan resiko lebih rendah DMT2 pada wanita dengan riwayat GDM. 

Pengontrolan glikemik dapat ditata oleh kegiatan fisik, yang pula sekaligus memfasilitasi penurunan berat tubuh serta melindungi berat tubuh, hingga kaum peneliti hendak tahu, apakah kegiatan fisik dengan teratur dapat menghindari atau menahan munculnya DMT2. 

Kegiatan fisik : 
Dengan memakai data dari Nurses ‘Health Study II, studi ini mempelajari 4554 wanita dengan riwayat GDM pada 1991-2007. Riset ini mengambil info perihal kegiatan fisik kaum wanita serta kegiatan yang menetap, seperti melihat TV. Dalam golongan ini, 635 wanita di ketahui memperoleh DMT2. 

Kaum peneliti mengkalkulasi bahwa tiap-tiap peningkatakn kegiatan fisik yang dikerjakan dengan cara bertahap dari 100 menit kegiatan fisik intensitas sedang perminggu, atau kegiatan dengan intensitas kuat sepanjang 50 menit per minggu dihubungkan dengan 9% lebih rendah dari kemungkinan DMT2. 

Wanita yang menambah kegiatan fisiknya dengan referensi 150 menit per minggu kegiatan fisik intensitas sedang atau kegiatan intensitas kuat sepanjang 75 menit per minggu, diketemukan mempunyai resiko lebih rendah dari DMT2 sejumlah 47%. 

Pola hidup dapat menambah resiko diabetes type 2 pada wanita : 
Tetapi, kaum peneliti pun mendapatkan bahwa penambahan jumlah waktu melihat TV dihubungkan dengan resiko yang semakin besar pada DMT2. Walau penambahan resiko DMT2 tak menyebutkan oleh lantaran meningkatnya jadwal melihat TV, namun pola hidup tak sehat amat terkait dengan melihat TV, hingga dapat disebutkan memengaruhi resiko. 

Rutinitas melihat TV 
Kaum penulis riset mencontohkan bahwa melihat TV umumnya bakal menurunkan aktivitas fisik, hingga mengarah ke pengurangan pengeluaran daya/tenaga. Melihat TV pun senantiasa terkait dengan makan asal-asalan, menambah konsumsi makanan serta keseluruhan daya. Selanjutnya, sembari melihat TV, wanita umumnya pula di pengaruhi oleh iklan makanan yang rendah gizi, tetapi berkalori tinggi. 


 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.