Customer Service

10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
1 Tantri 19-10-18 Depok
2 Titin 12-10-18 Cirebon
3 Puspa Suharni 12-10-18 Kendari
4 Budi Tandiyaman 10-10-18 Jakarta
5 Gede Simparjana 02-10-18 Denpasar
6 Radith 28-09-18 Jakarta
7 Devi maesa 18-09-18 Bengkulu
8 Surbakti 06-09-18 Ciamis
9 Ibu mardiah 05-09-18 Banda Aceh
10 Riana alni 05-09-18 Bekasi
* Jumlah Terjual : 22444 Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Diabetes Itu Penyakit Ringan Yang Mematikan Justru Komplikasinya

09-Dec-2015
Diabetes Itu Penyakit Ringan Yang Mematikan Justru Komplikasinya - Biasanya, pengidap diabetes tahu dirinya menderita diabetes sesudah berlangsung komplikasi. Diabetes itu seperti rayap, bekerja diam-diam mengakibatkan kerusakan organ didalam badan. Diabetes kerap dikatakan semacam “The Silent Killer”. Tetapi, sesungguhnya komplikasinya yang mematikan, bukanlah diabetesnya. 

Tanda-tanda diabetes juga tak menakutkan, seperti banyak makan (polifagi), banyak minum (polidipsi), serta kencing lancar (poliuri). Dengan tanda-tanda seperti itu orang tak pergi ke dokter. Demikian sebaliknya bila tak ingin makan serta sulit kencing, baru orang pergi ke dokter. 

Diabetes mellitus bukanlah satu penyakit namun berbagai penyakit yang mempunyai tanda-tanda kandungan gulanya naik. Dapat karena sebab pankreasnya rusak (type 1), sekresi insulin jadi menyusut (type 2), obat-obatan yang menyebabkan pankreasnya rusak serta diabetes yang berlangsung pada wanita hamil (gestational). 

Pola hidup yang salah 
Mereka yang mempunyai resiko tinggi terserang diabetes ialah yang mempunyai riwayat keluarga menderita diabetes, masuk umur diatas 40 th., kegemukan, desakan darah tinggi, kecuali sudah pasti pola makan yang salah. 

Jumlah pasien diabetes di daerah perkotaan di Indonesia pada th. 2003 ialah 8, 2 juta orang, sedang di daerah pedesaan 5, 5 juta orang. Diprediksikan, 1 dari 8 orang di Jakarta menderita diabetes. Tingginya jumlah pasien di daerah perkotaan, diantaranya karena sebab pergantian pola hidup orang-orangnya. 

Diabetes tak bisa disembuhkan 
Lantaran diabetes tak bisa sembuh seutuhnya, telah waktunya kita bertindak pencegahan, diantaranya tak makan terlalu berlebih, melindungi berat tubuh, serta teratur lakukan kegiatan fisik. 

Berolahraga pula bisa dengan cara efisien mengontrol diabetes, diantaranya dengan lakukan senam spesial diabetes, jalan kaki, bersepeda, serta berenang. Diet dipadukan dengan berolahraga adalah jalan efisien kurangi berat tubuh, turunkan kandungan gula darah, serta kurangi stres. 

Latihan yang dikerjakan dengan teratur bisa turunkan desakan darah, kolesterol, serta resiko terserang serangan jantung, dan meningkatkan pengaktifan produksi insulin serta membuatnya bekerja lebih efektif. 

Komplikasi diabetes malah mematikan 
Ancaman diabetes melitus selalu membayangi kehidupan orang-orang. Seputar 12–20% masyarakat dunia diprediksikan menderita penyakit ini serta tiap-tiap 10 detik didunia orang wafat disebabkan komplikasi yang diakibatkan. 

Komplikasi diabetes berlangsung pada seluruhnya organ pada badan yang dialiri pembuluh darah kecil serta besar dengan pemicu kematian 50% disebabkan penyakit jantung koroner serta 30% disebabkan tidak berhasil ginjal. Kecuali kematian, DM pula mengakibatkan kecacatan. 

Sejumlah 30% pasien DM alami kebutaan disebabkan komplikasi retinopati serta 10% mesti melakukan amputasi tungkai kaki. Bahkan juga DM membunuh semakin banyak dibanding dengan HIV/AIDS. 

Untuk pasien diabetes, komplikasi dapat dihindari dengan mengatur gula darah. Dokter tak segera meresepkan obat tetapi meminta pasien supaya mengubah lifestylenya. Ganti life style dengan lebih aktif lakukan aktivitas jasmani serta mengatur makanan. 

Therapy untuk diabetisi 
Apabila nyatanya merubah pola hidup tak sukses baru lalu diberikan obat. Pemberian obat ini bergantung type, komplikasinya (penyakit ginjal, jantung, dan lain-lain) serta berapakah lama menderita diabetes. 

Obat untuk diabetes dikatakan obat hipoglikemik oral (OHO) terdiri jadi 2 grup yakni obat yang melakukan perbaikan kerja insulin (seperti metformin, glitazone, serta akarbose) serta obat yang tingkatkan produksi insulin (seperti sulfonil, repaglinid serta natelinid serta insulin yang disuntikkan). 

Golongan pertama bekerja pada tempat di mana ada insulin yang mengatur gula darah seperti di hati, usus, otot serta jaringan lemak. Golongan ke dua tingkatkan pelepasan insulin ke aliran, sedang insulin yang disuntikkan menaikkan kandungan insulin di aliran darah. 

Ketidakpatuhan konsumsi obat adalah pemicu paling utama kegagalan therapy hingga pasien diabetes butuh diedukasi. Baiknya pasien diabetes lakukan konsultasi dengan cara berkala dengan dokter. Kecuali itu dituntut sikap disiplin serta kepatuhan dalam konsumsi obat ataupun suntik insulin supaya tak berlangsung komplikasi penyakit. 

Tangkal & Deteksi Diabetes 
Di Indonesia, seputar 95% masalah ialah diabetes type 2. Pada diabetes type 2 ini, pemicunya tak cuma aspek keturunan namun pula pola hidup umpamanya kegemukan yang berlangsung disebabkan pola hidup makan kaya lemak serta tak olahraga. 

Aspek keturunan tak dapat dihindari namun pola hidup dapat dirubah. Jangan sempat gemuk, janganlah banyak konsumsi makanan berlemak serta manis dan banyaklah bergerak. 

Resiko diabetes tiap-tiap tahunnya bertambah 30%, hingga dianjurkan supaya menjalankan kontrol gula darah satu tahun sekali bila kita termasuk juga dalam satu atau dua dari aspek resiko diabetes. Selain itu juga cegah dengan secara rutin mengkonsumsi Jus Noni "Ultra Noni".

 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.