Customer Service

10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
* Jumlah Terjual : Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Hipertensi Renal, Penyebab, Gejala Dan Cara Menanganinya

15-Apr-2016
Hipertensi renal, atau yang pula dikatakan hipertensi renovaskular ialah kenaikan tekanan darah yang dikarenakan oleh penyakit ginjal. Hipertensi ini umumnya bisa dikendalikan dengan obat tekanan darah. Berbagai orang dengan hipertensi renal bisa dibantu dengan angioplasty, stenting, atau operasi pada pembuluh darah ginjal. 

Penyebabnya Hipertensi Renal 

Hipertensi renal dikarenakan oleh penyempitan di arteri yang mengantar darah ke ginjal. Satu atau ke-2 arteri ginjal mungkin saja menyempit. Keadaan ini dikatakan dengan renal artery stenosis. 

Saat ginjal terima aliran darah yang rendah, ginjal bakal melakukan tindakan seakan-akan aliran darah yang rendah itu akibat dehidrasi. Jadi ginjal merespon dengan melepas hormon yang merangsang badan untuk menjaga natrium serta air. Lalu pembuluh darah terisi cairan penambahan, serta tekanan darah bertambah. 

Penyempitan pada satu atau ke-2 arteri ginjal seringkali dikarenakan oleh aterosklerosis, atau pengerasan arteri. Prosesnya sama juga dengan proses yang mengakibatkan banyak serangan jantung serta stroke. 

Penyebabnya kurang umum dari penyempitan arteri ginjal ialah displasia fibromuskular, yakni keadaan di mana susunan arteri ginjal berkembang abnormal dengan argumen yang belum terang. 

Gejala-Gejala Hipertensi Renal 

Hipertensi renal umumnya tak menyebabkan gejala. Penyempitan di arteri tak bisa dirasa. Tekanan darah tinggi pula tak menyebabkan gejala, terkecuali bila tekanan darahnya amat tinggi. Beberapa gejala tekanan darah yang amat tinggi diantaranya : 

Sakit kepala. 
Kebingungan. 
Pandangan kabur atau ganda. 
Urin berdarah (berwarna pink). 
Mimisan 
Beberapa besar pasien hipertensi renal tak pernah alami beberapa gejala di atas. Beberapa argumen kenapa tekanan darah tinggi beresiko ialah lantaran tiada gejala yang tampak, hingga rusaknya organ bisa berlangsung perlahan tanpa ada kita kenali. 

Hipertensi renal bisa mengakibatkan penyakit ginjal kritis, yakni penurunan fungsi ginjal dengan cara perlahan-lahan. Penyakit ginjal kritis pula tak menyebabkan gejala, terkecuali bila keadaan ginjal telah kronis. 

Lantaran umumnya tiada gejala yang tampak, dokter mungkin saja mencurigai hipertensi renal apabila seorang mempunyai tekanan darah tinggi yang tak teratasi meskipun telah minum obat-obatan atau mempunyai penyakit ginjal kritis tanpa ada sebab yang pasti. 

Penyembuhan Hipertensi Renal 

Obat-obatan dipakai pertama kalinya untuk coba mengatur tekanan darah tinggi pada hipertensi renal. Obat tekanan darah yang paling utama untuk menyembuhkan hipertensi ginjal diantaranya : 

ACE inhibitor (angiotensin converting enzyme inhibitor), seperti lisinopril, captopril, benazepril, ramipril, dan sebagainya. 
ARB (angiotensin II receptor blockers). Misalnya diantaranya valsartan, losartan, candesartan, serta olmesartan. 
Untuk umumnya orang dengan hipertensi renal akibat penyempitan arteri ginjal, obat-obatan bisa mengatur tekanan darah dengan cara efisien. Tetapi, kerapkali dibutuhkan kian lebih satu jenis obat tekanan darah. Bahkan juga pada berbagai orang, minum tiga atau lebih tipe obat sehari-hari tak cukup untuk mengatur tekanan darah. Dalam kondisi ini, prosedur untuk tingkatkan aliran darah ke ginjal kerapkali bisa menolong. 

Prosedur-prosedur yang mungkin saja dikerjakan diantaranya : 

Angioplasty. Kateter dimasukan perlahan-lahan lewat arteri besar di selangkangan serta memajukan kateter kedalam arteri ginjal. Lalu satu balon diperkembang untuk berbagai waktu. Hal semacam ini bakal memperluas arteri serta tingkatkan aliran darah. 
Stenting. Sepanjang angioplasty, stent mesh-kawat bisa diperluas didalam arteri ginjal. Stent ini tetaplah di tempatnya. Hal semacam ini bikin arteri terbuka sesudah balon diangkat. Pada umumnya, stenting lebih efisien untuk tingkatkan aliran darah ke ginjal dari pada angioplasty. 
Operasi. Pakar bedah bisa mem-bypass penyempitan arteri ginjal dengan menjahit pembuluh darah yang sehat di sampingnya. Pembedahan biasanya diperhitungkan cuma saat angioplasty serta stenting tak bisa dikerjakan. 
Prosedur ini serupa dengan yang dipakai untuk tingkatkan aliran darah di jantung pada orang dengan penyakit arteri koroner. 

Hasil Penyembuhan 

Tekanan darah lebih baik pada beberapa orang yang lakukan prosedur atau aksi operasi untuk hipertensi renal. Sesudah prosedur, berbagai orang mungkin saja bisa berhenti keseluruhan minum obat tekanan darah. 

Operasi biasanya yang paling efisien untuk mengoreksi hipertensi renal. Stenting pula efisien, namun prosedurnya mungkin saja butuh diulang untuk memperoleh hasil yang bertahan lama. Angioplasty agak kurang efisien dibanding stenting atau operasi. Biasanya, prosedur itu lebih efisien bila cuma satu arteri ginjal yang menyempit dari pada ke-2 arteri yang menyempit.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.