Customer Service

10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
1 Lutfi Hamidi 17-10-17 Jakarta
2 Irwan Wijaya 17-10-17 Pekanbaru
3 Titin 10-10-17 Cirebon
4 Adeline Alberta 10-10-17 Jakarta
5 Utiyah 06-10-17 Cirebon
6 Thamrin Ali 06-10-17 Gorontalo
7 Ibu Puspa 05-10-17 Kendari
8 Muhibbin 04-10-17 Semarang
9 M Cholil 03-10-17 Bantul
10 Utiyah 01-10-17 Cirebon
* Jumlah Terjual : 21418 Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Jantung Koroner Bisa Sembuh Dengan Mengkudu

23-Jan-2016
Jantung Koroner Bisa Sembuh Dengan Mengkudu - Memiliki jantung sehat adalah dambaan setiap orang. Namun, gaya hidup yang semakin modem membuat orang terbuai dengan serba instan yang tentu bisa berdampak negatif. Misalnya, makanan instan/cepat saji tidak memiliki nilai gizi yang baik. Ditambah dengan kurang berolahraga membuat seseorang mengalami obesitas. Akibatnya timbul berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, diabetes melitus, kolesterol dan lain-lain.
 
Mengkudu
Untuk mencegah dan mengatasi penyakit jantung koroner, selain menjaga pola makan bisa dengan bahan alami seperti mengkudu. Buah mengkudu yang banyak tumbuh di negara tropis seperti Indonesia, selain dapat mencegah penyakit jantung koroner, juga dapat mengobati penyakit tersebut.
 
Para herbalis memanfaatkan mengkudu untuk mampu mengobati CHD (coronary heart disease) atau yang lebih dikenal dengan jantung koroner karena kemampuannya memperbaiki sistem kardiovaskular. Pasalnya, mengkudu mengandung senyawa aktif skolopetin.
 
Mengkudu mengandung tidak kurang dari 0,4% senyawa skolopetin. Skolopetin ini beriungsi melebarkan pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah tinggi dan tekanan darah menjadi normal. Senyawa tersebut juga beriungsi sebagai analgesik, antiradang, antialergi dan antidiabetes.
 
Mengkudu juga kaya senyawa aktif xeronine dan pro-xeronine dalam bentuk alkaloid. Fungsinya untuk meningkatkan aktivitas enzim dan struktur protein, serta mampu bertindak sebagai antikanker. Kandungan alkaloid (xeronine) ini dapat meningkatkan aktivitas enzim dan struktur protein sehingga membantu mencegah terbentuknya platelet.
 
Sifat antioksidan yang dimiliki mengkudu bersifat adaptogen, yaitu termasuk satu nutrisi yang dapat mengembalikan fungsi sel yang abnormal menjadi normal. Kandungan lain dari mengkudu adaiah morindon, asam oktoanat, kalium, vitamin C, terpenoid, alkaloid, serta antrakuinon nordamnakantal. Mengkudu juga mengandung minyak atsiri, tak kurang dari 0,4 persen.
 
Konsumsi. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan manfaat dari buah mengkudu. Cara pertama adaiah dengan makan langsung buahnya. Cara selanjutnya adaiah dibuat jus mengkudu. Jus mengkudu dapat dicampurkan buah lain sebagai penyeimbang rasa serta menghilangkan rasa atau bau anyir dari buah mengkudu. Cara lainnya adaiah diekstrak di dalam kapsul. Cara ini merupakan bentuk sediaan herbal terstandar.
 
Dosis standar untuk mengobati penyakit jantung koroner untuk ekstrak mengkudu dalam kapsul @550 mg yang diminum dua kali sehari. Sementara untuk dosis pencegahan penyakit jantung koroner adaiah mengonsumsi ekstrak mengkudu dalam kapsul @550 mg yang diminum satu kali sehari.
 
Hingga saat ini belum pernah terlihat efek samping yang terjadi setelah mengonsumsi mengkudu secara berlebihan. Namun, tidak disarankan untuk mengonsumsi mengkudu lebih dari 500 gr per hari. Jika terlalu beriebih mengonsumsi mengkudu maka efek samping yang mungkin terasa adaiah bau sekresi keringat atau urin yang kurang enak.
 
Penyakit Jantung Koroner. Penyakit jantung koroner atau coronary heart disease (CHD) adaiah awal dari penyakit stroke atau serangan jantung. Jantung koroner mengacu pada istilah kedokteran, yakni angina pectoris. Penyakit ini digambarkan sebagai sakit atau nyeri di dada akibat sel-sel jantung kekurangan oksigen. Angina diklasif ikasikan menjadi angina stabil dan angina non-stabil.
 
Angina stabil adaiah kondisi aktivitas jantung dipercepat sehingga jantung bekerja lebih berat dan membutuhkan banyak darah yang kaya akan oksigen, namun perjalanan darah kaya oksigen tersebut lancar menuju jantung. Sementara angina non-stabil rtu adaiah kebalikan dari angina stabil. Pada angina non-stabil, darah kaya oksigen tersebut tidak lancar menuju jantung. Hal tersebut berbahaya, karena dapat menimbulkan serangan jantung.
 
Jadi, angina adaiah gejala umum dari CHD (coronary artery disease) atau CAD (penyakit arteri koroner). CAD terjadi pada saat pembuluh arteri yang seharusnya menjadi penyuplai darah ke otot-otot jantung semakin lama semakin sempit atau bahkan tertutup sama sekali karena adanya deposan plak. Plak biasanya terbentuk dari kombinasi materi lemak, kalsium, jaringan-jaringan luka yang terbawa oleh aliran darah dan protein.

Kumpulan materi tersebut dinamakan platelet, semakin lama akan semakin mengurangi area peredaran darah, pembuluh arteri menjadi sempit, peredaran darah menjadi terganggu bahkan bisa terhambat. Pembuluh arteri menjadi sempit dinamakan stenosis. Pembekuan darah dapat terjadi dan menyelimuti platelet yang menempel pada pembuluh darah. sehingga pembuluh darah menjadi semakin sempit Serangan jantung (myocardial infarction /Ml) terjadi pada saat aliran darah terhambat seutuhnya oleh bekuan darah yang menyelimuti plak.

Awal mula sebelum terjadinya CHD atau jantung koroner adaiah penyakit darah tinggi. Gejalanya dapat meliputi penglihatan kabur, kefelahan, mengantuk, napas jadi pendek, serta kesemutan pada area jari kaki hingga wajah yang jika dibiarkan dapat menjadi mati rasa Selain itu gaya hidup yang tidak sehat dan kurang berolahraga dapat meningkatkan cadangan lemak pada tubuh dan pembentukan platelet pada pembuluh arteri koroner.

Untuk terhindar dari penyakit jantung koroner, sebaiknya mengubah gaya hidup yang tidak baik menjadi lebih sehat Di antaranya tidak merokok, tidak minum alkohol, hindari makanan berkolesterol atau berlemak tinggi. Perbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan serta Jus Mengkudu Ultra Noni yang terbuat dari sari buah mengkudu asli. Selain itu, olahraga minimal 3 kali dalam seminggu selama 30 menit. Berolahraga tidak perlu pergi ke gym atau arena, cukup dengan rajin menggerakkan badan, naik turun tangga dan tidak selalu kerja sambil duduk. 

 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.