Customer Service

10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
* Jumlah Terjual : Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Kenali Tanda-tanda Dan Efek Hipertensi Pada Tubuh Anda

03-Feb-2016
Kenali Tanda-tanda Dan Efek Hipertensi Pada Tubuh Anda - Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerapkali tak terdeteksi mulai sejak awal serta baru di ketahui saat telah terserang penyakit lain. Karenanya kenali gejala awal apa yang nampak bila mempunyai hipertensi. 

Berdasar pada data dari Riskesdas 2007 di ketahui seputar 35,7% orang Indonesia mempunyai permasalahan hipertensi. Serta hipertensi jadi penyebabnya kematian ketiga di Indonesia sesudah stroke serta tuberculosis. Hipertensi dapat menyerang semuanya, baik lelaki atau wanita semuanya dapat terkena, serta tekanan darah tinggi ini dampaknya dapat dari kepala hingga mata kaki. 

Hipertensi ialah keadaan medis di mana berlangsung penambahan tekanan darah dengan cara kritis atau dapat pula mendadak. Seputar 90 % hipertensi tak di ketahui pemicunya serta 10 % akibat keadaan lain seperti jantung, diabetes, ginjal atau lingkungan. 

Pada umumnya orang dengan hipertensi tampak sejat serta beberapa besar tak menyebabkan gejala. Namun ada juga gejala awal yang mungkin saja muncul dari hipertensi yakni : 
1. Sakit kepala 
2. Perdarahan dari hidung 
3. Pusing 
4. Wajah kemerahan 
5. Kelelahan 

Sedang untuk gejala yang muncul dari hipertensi berat atau menahun umumnya mencakup sakit kepala, kelelahan, mual muntah, sesak napas, gelisah, pandangan jadi kabur bila berlangsung rusaknya pada otak, mata, jantung serta ginjal, dan penurunan kesadaran serta koma lantaran berlangsung pembengkakan otak. 

Tersebut ialah dampak negatif dari Hipertensi : 

1. EFEK PADA PEMBULUH DARAH 
Tekanan tinggi yang berkepanjangan pada pembuluh darah bikin dinding arteri jadi rusak. Mengakibatkan, dinding arteri bakal memulihkan diri hingga lebih tidak tipis, lebih keras serta kurang elastis. Keadaan ini dikatakan aterosklerosis atau pengerasan arteri. Anda bisa alami aterosklerosis dengan cara alami oleh proses penuaan, namun tekanan darah tinggi bisa mempercepat prosesnya. Arteri yang mengeras serta kaku lebih rawan untuk pecah serta terhalang, yang mengakibatkan rusaknya pada organ-organ yang semestinya disuplai darah oleh pembuluh itu. 

Tekanan darah tinggi pula bisa mengakibatkan aneurisma. Aneurisma berlangsung saat beberapa arteri jadi lemah serta menggelembung seperti balon lantaran tekanan ekstra terus-menerus. Aneurisma berkembang dengan cara perlahan-lahan sepanjang bertahun-tahun serta kerapkali tak menyebabkan gejala. Bila gelembung ini pecah, perdarahan yang beresiko bisa berlangsung didalam badan. Aneurisma bisa berlangsung dimana saja, tetapi paling umum pada aorta yang memasok darah ke perut, panggul, serta kaki (aneurisma aorta perut). 

2. EFEK PADA JANTUNG 
Bila pembuluh darah Anda menyempit serta mengeras, jantung Anda mesti memompa lebih keras untuk mengalirkan darah. Jantung ialah suatu massa otot, serta seperti massa otot yang lain usaha keras itu bikin jantung Anda jadi membesar. Ventrikel kiri bisa menebal atau mengeras (hipertrofi ventrikel kiri). Hal semacam ini tak baik. Jantung Anda bakal melar serta beberapa darah yang semestinya terpompa ke badan Anda tetaplah ada didalam jantung. Pada akhirnya, jantung Anda mulai melemah lantaran tak dapat terus-menerus berusaha keras untuk memompa darah. Saat jantung tak dapat lagi memompa darah dengan prima ke pembuluh-pembuluh arteri, Anda mempunyai apa yang di kenal semacam tidak berhasil jantung atau payah jantung. 

Bila arteri jantung (arteri koroner) terhalang hingga tak sangat mungkin darah mengalir bebas kedalam jantung Anda, Anda alami apa yang dikatakan sebagaipenyakit jantung koroner. Hipertensi tingkatkan resiko penyakit jantung koroner lantaran tekanan darah yang terus-menerus tinggi membebani dinding arteri. Seiring berjalannya waktu, tekanan ekstra ini bisa mengakibatkan kerusakan arteri. Pembuluh arteri yang terluka lebih mungkin saja untuk menyempit serta mengeras oleh deposit lemak (plak). 

3. EFEK PADA OTAK 
Tekanan darah tinggi bisa mengakibatkan pembuluh-pembuluh darah di otak pecah atau terhalang. Jaringan otak bakal kekurangan nutrisi serta oksigen. Keadaan ini di kenal semacam stroke, yang bisa mengakibatkan permasalahan serius serta bahkan juga kematian. Tekanan darah tinggi adalah penyebabnya paling utama stroke. 

Kecuali stroke, hipertensi pula bisa mengakibatkan demensia, penyakit otak yang menyebabkan permasalahan memikirkan, bicara, penalaran, visi memori, serta gerakan. Ada berbagai penyebabnya demensia. Satu diantara pemicunya, demensia vaskular, ialah hasil dari penyempitan serta penyumbatan arteri yang memasok darah ke otak. 

4. EFEK PADA GINJAL 
Ginjal ialah organ utama lain yang bisa rusak oleh tekanan darah tinggi. Bila arteri yang memasok darah ke ginjal rusak, jaringan ginjal tak memperoleh darah yang diperlukan serta dengan cara bertahap bakal kehilangan kekuatan untuk berperan. Keadaan ini dikatakan penyakit ginjal kritis serta tidak berhasil ginjal. Keadaan ini amat beresiko lantaran rusaknya ginjal bisa tingkatkan tekanan darah lebih tinggi lagi. 

5. EFEK PADA MATA 
Pembuluh-pembuluh darah kecil memasok darah ke mata. Hipertensi bisa mengakibatkan kerusakan pembuluh darah kecil hingga supply darah ke mata menyusut atau berhenti. Retinopati hipertensi berlangsung saat retina rusak lantaran tekanan darah tinggi. Retina ialah susunan jaringan dibagian belakang mata yang merubah sinar yang masuk mata jadi tanda saraf yang di kirim ke otak. Makin lama tekanan darah tinggi, makin kronis rusaknya yang mungkin saja berlangsung pada retina. Saraf di mata mungkin saja pula bisa mati lantaran kekurangan supply darah. Keadaan ini dikatakan neuropati optik iskemik. Seluruh keadaan itu bisa mengakibatkan pandangan kabur atau kebutaan keseluruhan.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.