Customer Service

10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
* Jumlah Terjual : Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Kiat Olahraga Bagi Penderita Diabetes

24-Dec-2015
Olahraga yang teratur bisa mengontrol resiko diabetes. Faedah olahraga untuk pasien diabetes diantaranya: 

  • Membakar kalori serta kurangi lemak badan hingga tingkatkan kekuatan metabolisme sel dalam menyerap serta menaruh glukosa. 
  • Tingkatkan aliran darah, terlebih pada kaki serta tangan, dimana umumnya pasien diabetes mempunyai permasalahan. 
  • Kurangi stress yang kerap jadi penyebab kenaikan glukosa darah 
Pasien diabetes yang rajin berolahraga bisa melepas diri dari ketergantungan pada obat. 

Di bawah ini ialah berbagai panduan berolahraga untuk pasien diabetes (diabetesi): 

Tanyakan dengan dokter saat sebelum melakukan program olahraga. Dokter bakal mereferensikan tipe olah raga apa yang bisa Anda kerjakan sesuai sama keadaan Anda. Dokter umumnya bakal melarang Anda berolah raga apabila : 
  • Glukosa darah Anda kian lebih 250 mg/dl. 
  • Anda mempunyai tanda-tanda retinopati (rusaknya pembuluh darah pada mata), neuropati (rusaknya syaraf serta aliran darah pada anggota tubuh), nefropati (rusaknya ginjal) serta masalah jantung seperti jantung koroner, infark miokard, arritmia serta yang lain. 
 
Apabila tiada larangan, awalilah dengan olahraga ringan seperti senam aerobik, jalan, berenang, serta bersepeda. Olah raga aerobik itu berguna memperdalam pernapasan serta tingkatkan kerja jantung. Untuk Anda yang tak pernah olahraga, mulai dengan 10 – 20 menit setiap saat latihan, berbagai kali satu minggu. 
 
Banyak pasien diabetes yang tak mengerti apabila mempunyai permasalahan di kaki mereka. Saat sebelum jalan sehat atau jogging, yakinkan kenyamanan serta keamanan sepatu yang digunakan
  • Senantiasa pakai kaus kaki yang nyaman. 
  • Check adakah krikil atau benda lain saat sebelum kenakan sepatu. 
  • Jauhi lecet atau goresan di kaki 
Apabila Anda mempunyai permasalahan di kaki, baiknya pilihlah berenang, senam atau bersepeda yang tak terlampau membebani kaki. 
 
Janganlah mengangkat beban berat lantaran bisa tingkatkan tekanan darah dengan cara mendadak. 
 
Mulai serta akhiri latihan dengan pemanasan serta pendinginan sepanjang 5-10 menit untuk kurangi resiko jantung serta cedera otot. 
 
Janganlah menaikkan jumlah latihan dengan cara mencolok. Setiap saat, naikkan cuma satu aspek saja (frekwensi, lama atau intensitas latihan). 
 
Gunakan kartu identitas diabetes, supaya orang tahu apabila berlangsung suatu hal dengan Anda. 
 
Siaga apabila terserang hipoglikemi. Hipoglikemi ialah resiko yang bisa berlangsung pada saat berolah raga. Kenaikan penyerapan glukosa oleh otot bisa turunkan gula darah ke tingkat yang amat rendah (hipoglikemi). Tanda-tanda hipoglikemi ialah tubuh gemetar, jantung berdebar, keringat jadi tambah, rasa lapar, pusing, lesu, bingung, serta pergantian mood yang cepat. Apabila terserang tanda-tanda hipoglikemi: 
Kerjakan tes gula darah untuk mengecek. 
Mengkonsumsi makanan atau minuman manis, umpamanya juice atau manisan buah. Jauhi makanan yang memiliki kandungan lemak lantaran menghambat penyerapan glukosa oleh badan. 
Istirahat sepanjang 10 -15 menit serta kerjakan penelusuran lagi saat sebelum meneruskan latihan. Janganlah melanjutkan berolah raga apabila gula darah dibawah 100 mg/dl. 
Apabila meneruskan berolah raga, senantiasa siaga pada timbulnya kembali tanda-tanda hipoglikemi. 
Sesudah usai berolah raga, konsumsilah makanan yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks seperti ubi, roti, serta jagung. 
 
Lakukanlah pengetesan glukosa darah 12 jam sesudah latihan yang agak berat untuk mengecek ada hipoglikemi yang nampak sesudah latihan (late onset).
 
Berolahragalah dengan senang. Untuk tingkatkan serta menjaga motivasi Anda olahraga, bergabunglah dengan klub-klub olah raga diabetes yang ada di dekat rumah Anda.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.