Customer Service

10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
1 Riana alni 13-07-18 Bekasi
2 Aji 12-07-18 Tangerang
3 Dedy 10-07-18 Cirebon
4 Amir Harsono 09-07-18 Jakarta
5 Juliani 06-07-18 Siantar
6 Jessica Liyun 05-07-18 Batam
7 Mira 04-07-18 Sidoarjo
8 Jaka setiawan 04-07-18 Purwakarta
9 Suhem 03-07-18 Tangerang
10 Pak Nendi 29-06-18 Jakarta
* Jumlah Terjual : 22224 Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Mari Hadang Diabetes Sebelum Meradang

15-Nov-2015
Tanggal 14 November setiap tahun diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia. Berbagai kampanye mengenai pencegahan diabetes (termasuk mengenai bagaimana hidup dengan diabetes jika sudah telanjur terkena), terus dilakukan. Akan tetapi, tingkat kesadaran masyarakat mengenai penyakit ini belum juga sesuai dengan yang diharapkan. Padahal, diabetes menempati urutan keempat penyebab kematian tertinggi. Indonesia adalah negara keenam dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia.
 
Selain faktor risiko itu, ada pula kecenderungan mengenai diabetes yang kian terlihat jelas beberapa tahun terakhir. Penyakit yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis ini tak lagi hanya menimpa usia 40 tahunan ke atas, tetapi juga usia 30 tahunan. Selain faktor genetis, gaya hidup juga dituding menjadi dalang di baliknya.
 
Angka prevalensi diabetes di Indonesia dan dunia meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2004, prevalensi diabetes 100 juta orang di dunia. Tahun 2010, angkanya berlipat menjadi 215,6 juta orang. Berdasarkan data dari Persatuan Diabetes Indonesia, angka prevalensi diabetes di Indonesia pada 2004 mencapai 8,4 juta orang. Pada 2030, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi angkanya akan berlipat ganda menjadi 21,3 juta orang.
 
Ada pula anggapan bahwa diabetes adalah penyakit orangtua atau penyakit yang hanya timbul karena faktor keturunan. Pada kenyataannya, setiap orang dapat mengidap diabetes, baik tua maupun muda.
 
Tujuan utama pengobatan diabetes adalah mencegah timbulnya komplikasi kronis. Akan tetapi, pada kenyataannya, pada waktu diagnosis diabetes ditegakkan, sebagian besar penderita sudah memiliki komplikasi kronis. Untuk itu, pencegahan komplikasi terbilang sudah terlambat pada kasus semacam itu.
 
Melihat adanya permasalahan itu, diabetes harus dapat dicegah pada keadaan sebelum timbulnya diabetes. Diabetes melitus adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula di dalam darah. Baynyak pula orang yang menyebutnya kencing manis karena di dalam urine penderita terdapat gula yang rasanya manis. Dalam keadaan normal, urine tidak mengandung gula.
 
Pada dasarnya, tingginya kadar gula di dalam darah terjadi karena tubuh kekurangan hormon insulin atau zat yang diproduksi oleh kelenjar pankreas. Bisa berupa jumlah insulin yang memang kurang secara kuantitas atau jumlahnya cukup, tetapi kinerjanya kurang baik.
 
Gejala klasik yang biasanya terjadi pada diabetisi adalah sering buang air kecil dengan volume yang banyak atau lebih sering dari-pada biasanya, terutama di malam hari. Gejala lain adalah merasa haus dan ingin minum sebanyak-banyaknya, nafsu makan meningkat tetapi kurang tenaga, serta berat badan turun dan menjadi kurus. Ada pula gejala yang disebabkan komplikasi yang sudah terjadi, seperti kesemutan di kaki, gatal-gatal, atau luka yang tak kunjung sembuh.
 
Untuk mencegah diabetes, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Yang paling utama adalah mencegah kegemukan. Jika sudah gemuk, berat badan bisa diturunkan dengan mengatur makanan lewat konsumsi makanan sehat serta olah raga secara teratur.
 
Akan tetapi, hal itu hanya berlaku untuk diabetes tipe 2 atau diabetes yang paling banyak diderita (antara 9096-99%) orang. Diabetes tipe ini juga disebut diabetes life style karena penyebab utamanya adalah gaya hidup yang tidak sehat. Biasanya, tipe diabetes ini mengenai orang dewasa di atas 40 tahun yang dalam beberapa tahun terakhir juga menghinggapi orang berusia 30 tahunan.
 
Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah dengan mudah. Selain dipengaruhi faktor genetis, diabetes tipe ini juga dicetuskan oleh infeksi virus atau reaksi autoimun yang menyebabkan kerusakan menyeluruh pada sel-sel pankreas penghasil insulin. Sebagian besar penderita diabetes tipe ini adalah anak-anak dan remaja, meski ada pula usia dewasa yang terkena.
 
Setelah mengetahui sekelumit diabetes, satu pertanyaan mungkin timbul dalam benak Anda. Jika sudah telanjur menderita diabetes, bisakah penyakit ini disembuhkan?
 
Biasanya tidak bisa sembuh total, tetapi bisa dikendalikan sehingga kualitas hidup bisa tetap dipertahankan sesehat orang lain.
 
Ada empat cara sebagai cara untuk "bersahabat" dengan diabetes bagi seseorang yang sudah telanjur terkena diabetes. Tentu saja, pengobatan juga harus dilakukan untuk mencegah timbulnya komplikasi pada organ-organ lain. Sebagian besar cara yang dilakukan untuk hidup nyaman dengan diabetes juga bisa dilakukan dalam pencegahannya.
 
Cara pertama, yaitu menyampaikan edukasi segencar mungkin sehingga siapa pun bisa mengetahui dan mengerti apa itu diabetes. Cara kedua, yaitu pengaturan makan atau merancang sedemikian rupa makanan yang jumlahnya sesuai dengan kebutuhan sehingga insulin yang tersedia mencukupi.
 
Diabetisi bisa makan segala jenis makanan seperti orang lain, tapi penting mengawasi jumlah dan ukurannya, membatasi gula, lemak, dan kadang-kadang juga membatasi konsumsi garam.
 
Metode ketiga, yaitu olah raga secara teratur. Olah raga bermanfaat untuk meningkatkan pemakaian energi, mengurangi resistensi insulin sehingga fcerja insulin dapat diperbaiki serta melancarkan peredaran darah.
 
Jika dalam waktu satu hingga tiga bulan tidak tercapai sasaran pengobatan, baik dengan diet maupun olah raga akan diberikan metoda selanjutnya yaitu pengobatan berupa tablet penurun gula darah atau yang disebut obat hipoglikemik oral atau OHO.
 
Akan tetapi jika Anda merasa waswas bila harus mengkonsumsi obat-obatan medis, ada baiknya Anda mencoba Ultra Noni. Jus Noni ini terbuat dari bahan herbal, yakni sari buah mengkudu (noni) dimana buah mengkudu sendiri memiliki banyak khasiat, diantaranya mengendalikan kadar gula dan menyembuhkan diabetes (kencing manis). 

 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.