Customer Service

10 Pembeli Terakhir

10 Pembeli Terakhir »
No. Nama Tanggal Kota
1 Syafriana 23-11-18 Jakarta
2 Surbakti 23-11-18 Ciamis
3 Juliani 22-11-18 Depok
4 supir tangki ( Effendi) 19-11-18 Cirebon
5 Mardiah 08-11-18 Banda Aceh
6 Miadji raharjo 07-11-18 Jakarta
7 Yantri 07-11-18 Depok
8 King dong suk/mba yuni 01-11-18 Jakarta
9 Tantri 19-10-18 Depok
10 Titin 12-10-18 Cirebon
* Jumlah Terjual : 22493 Botol

Berita / Artikel

Berita / Artikel »

Pencegahan Dan Pengendalian Komplikasi Diabetes

24-Dec-2015
Diabetes yang tak terkelola dengan baik dalam periode panjang bisa menyebabkan beragam masalah (komplikasi). Kandungan glukosa darah yang tinggi dengan cara terus-menerus sepanjang bertahun-tahun selanjutnya mengakibatkan kerusakan organ-organ badan. Nyaris semua organ badan bisa dipengaruhi oleh diabetes kritis : jantung, pembuluh darah, ginjal, mata, system saraf, dan lain-lain. 

Di bawah ini ialah 5 macam komplikasi yang disebabkan oleh diabetes

1. Penyakit kardiovaskuler. 
Pasien diabetes lebih berisiko terserang penyakit kardiovaskelar dua hingga empat kali lipat dibanding orang-orang umum. Resiko komplikasi kardiovaskuler itu bergantung pada umur, aspek genetik, dan ada tidaknya hipertensi, hiperkolesterolemia (kelebihan kolesterol), serta rutinitas merokok. 

Diabetes berperan pada timbulnya penyakit jantung. Seiring berjalannya waktu, tingginya tingkat glukosa dalam darah mengakibatkan penggumpalan darah serta tingkatkan resiko penyumbatan pembuluh darah dekat jantung (serangan jantung), otak (stroke) atau kaki (gangren). 

2. Penyakit Ginjal (Nefropati). 
Jaringan ginjal terbagi dalam banyak pembuluh darah kecil yang membuat suatu filter yang bertindak menyingkirkan toksin serta limbah dari darah. Diabetes kritis bisa mengakibatkan pembuluh-pembuluh darah kecil ini rusak. Diabetes pula bikin ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan kandungan glukosa darah yang tak terserap lantaran kekurangan insulin atau resistensi insulin. Selanjutnya, ginjal bisa alami rusaknya dengan cara bertahap, dari mulai hyperfiltrasi (pembengkakan ginjal lantaran bekerja terlampau keras), mikroalbuminuria (rusaknya membran penyaring hingga beberapa protein masuk ke darah serta urin), hingga pada akhirnya jadi tidak berhasil ginjal. 

Resiko masalah ginjal bertambah apabila pasien diabetes pula mempunyai tekanan darah tinggi/hipertensi. 

3. Penyakit Syaraf (Neuropati). 
Kualitas aliran darah yang jelek disebabkan diabetes dalam periode panjang bisa mengakibatkan kerusakan jaringan saraf. Rusaknya system saraf yang paling terang serta umum ialah dibagian kaki serta tungkai yang umumnya ditandai rasa kesemutan, kehilangan sensasi (mati rasa) atau nyeri di jari-jari kaki, lalu naik dengan cara bertahap sampai tungkai. Bila kaki telah mati rasa, Anda mesti kerap mengecek kaki Anda, lantaran amat mungkin saja Anda tak rasakan apa-apa apabila berlangsung luka di kaki (umpamanya lantaran tertusuk kaca). Apabila luka ini lalu jadi borok yang luas, mungkin saja hanya satu therapy ialah amputasi. 

Neuropati pula bisa memengaruhi saraf yang mengontrol pencernaan, tekanan darah, denyut jantung serta organ seksual (mengakibatkan impotensi). 

4. Penyakit Mata. 
Diabetes bisa mengakibatkan rusaknya organ-organ mata hingga pandangan jadi kabur atau hilang (buta). Penyakit mata disebabkan diabetes mencakup : 

Retinopati : rusaknya pada pembuluh darah di retina. Retina ialah jaringan sensitif sinar di belakang mata. Retina yang sehat dibutuhkan untuk pandangan yang baik. 
Katarak : pengeruhan lensa mata. Katarak berkembang pada umur lebih dini pada pasien diabetes. 
Glaukoma : penambahan tekanan cairan didalam mata yang mengakibatkan rusaknya saraf optik serta kehilangan pandangan. 
Pasien diabetes nyaris 2 x lebih mungkin saja terserang glaukoma dibanding orang dewasa yang lain. 

5. Kerentanan pada infeksi. 
Pasien diabetes condong alami infeksi seringkali serta lebih kronis dari pada orang umum, termasuk juga infeksi yang susah sembuh pada kulit, gusi, saluran pernapasan, vagina serta kandung kemih. Hal semacam ini lantaran ada jalinan khas pada infeksi dengan diabetes. Gula adalah media yang baik untuk perkembangan cepat serta berlimpah untuk kuman infeksi. Kecuali ini, gula darah yang tinggi mengganggu gerakan beberapa sel fagosit yang membunuh kuman. 

Pencegahan serta Ingindalian Komplikasi 
Pasien diabetes bisa menghindar atau paling tak memperlambat perubahan komplikasi diatas dengan memonitor serta mengatur tiga aspek : gula darah, tekanan darah serta kolesterol. 

Kontrol Gula Darah. Sebisa-bisanya kontrol glukosa darah sampai pada kandungan normal atau mendekati normal sesuai sama anjuran dokter. 
Kontrol Tekanan darah. Kontrol tekanan darah supaya normal atau mendekati normal. Tekanan darah normal menghindar rusaknya pada mata, ginjal serta system kardiovaskuler. Check tekanan darah Anda dengan teratur. 
Kontrol kolesterol. Yakinkan kolesterol darah Anda senantiasa normal atau mendekati normal. Hal semacam ini untuk menghindar penyakit jantung, permasalahan paling utama pada pasien diabetes.

 

 

Berita / Artikel Lainnya :
* Disclaimer :
  • Manfaat yang didapat dari mengkonsumsi obat ini berbeda-beda pada setiap orang.